Bireuen | Harian Aceh - Kawasan objek wisata Krueng Batee Iliek, Kecamatan Samalanga, Bireuen disapu banjir, Sabtu (19/12) malam. Sebanyak 25 pondok rujak di pinggir sungai hanyut dan sejumlah rumah di beberapa desa turut terendam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.Sejumlah warga setempat di lokasi kejadian, Minggu (20/12) pagi mengatakan, air bah bercampur lumpur mulai deras hingga meluap sekitar pukul 20.00 WIB dan surut menjelang tengah malam.
“Air dengan cepat meninggi, sehingga pemilik pondok tidak sempat menyelamatkan bangku, meja serta rak jualan,” kata Geuchik Desa Batee Iliek, Abdurahman Ibrahim. Menurut dia, pada tahun 1990, banjir lebih parah dan airnya menguning. “Tapi kali ini
air bercampur lumpur,” tutur dia.
Air bah bercampur lumpur yang meluap dari sunga turut merendam sejumlah rumah warga di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Batee Iliek. Bahkan di asrama putra dan putri Yayasan Ummul Aiman di Gampong Putoh, Samalanga, air sempat merendam bilik asrama hingga selutut orang dewasa.
Camat Samalanga Darwansyah mengatakan, desa yang berada di DAS Krueng Batee Iliek diantaranya adalah: Batee Iliek, Pulo Baroh, Paloh, Lancok, Lhokseumira, Ulee Jeumatan, Namploh Krueng, Meunasah Lueng, Namploh Blang Garang, Keude Aceh, Pante Rheing, Kandang, dan Gampong Putoh.
“Unsur Muspida bersama Kapolsek dan Danramil sempat memantau lokasi. Kerugian kami perkirakan mencapai Rp350 juta,” sebutnya.del



