Muara Dua | Harian Aceh - Masyarakat Paya Lhok, Gampong Paya Punteut, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe harus rela ‘membelah’ perbukitaan setempat demi mendirikan masjid. “Rata-rata ada sekitar 180 unit per hari armada dum truk yang melakukan muatan galian C dari bukit ini, dengan harga antara harga Rp20 ribu-Rp24 ribu per truk,” kata Ustadz Azis, Imum Paya Lhok, diamini Sayed Idrus kepada Harian Aceh, Rabu (10/3).
“Jadi semua terpaksa dilakukan, karena jauh sekali jika harus salat berjamaah ke masjid. Paling dekat adalah ke Cunda atau Meunasah Mesjid. Itu juga harus berdesak-desakan,” lanjutnya, “Kami sebenarnya masih sangat mengharapkan bantuan pemerintah.” (win)



