Akibatnya gampong yang sebagian besar penghidupan warganya sebagai nelayan itu setiap tahun tergenag banjir. Di sebagian lokasi, air tergenang menjadi danau danau kecil. “Ini sangat menganggu dan menjadi sumber penyakit,’ keluh seorang warga.
Sementara Kepala Dusun Kupula Gampong Rawa Madia kepada Harian Aceh mengaku frustasi menghadapi masalah genangan air ini. “Saya tidak tau lagi harus berbuat apa terhadap kondisi ini, sebab sebagian besar saluran tersumbat dan saluran pembuang pun tidak berfungsi lagi,” ungkapnya.
Dia meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) setempat menanggulangi permasalahan tersebut. Menurutnya warga gampongnya sudah tidak tahan lagi dengan kondisi akibat genangan ini, apalagi akibat kepadatan penduduk di wilayahnya masalah sanitasi merupakan masalah besar yang harus segera ditangani.
Ia meminta pihak terkait segera meninjau lokasi gampongnya, sebab belasan tahun tidak pernah menjadi perhatian pemerintah daerah. ”Akibat genangan air di sejumlah tempat sekarang menjadi sarang nyamuk, yang akhirnya dapat menimbulkan penyakit bagi warga yang rata- rata berada di bawah garis kemiskinan,” paparnya. zuk


